Minggu, 11 September 2011

what we did last night

semalem, aku belajar sesuatu lagi.
awalnya, aku dikasih liat foto temen-temen cowoku. Rude boys. Aku nanya-nanya tentang skinhead akhirnya.
Cowoku skinhead. He knows alot about everything, especially his way of life.
Ujung-ujungnya, aku sama dia jadi dengerin Bird Trouble, browsing Battersea Bardot-nya Cock Sparrer, dengerin Sunday Stripper juga. Baca artikel tentang skinhead, ngelihat foto-foto dan atribut mereka.
Satu pelajaran aku dapet lagi dari ini.
Aku tertarik dengan ini. I mean, I've never seen other big gangsters like the skinhead, dan aku suka ini.
BUT IT DOESN'T MAKE ME A CHELSEA GIRL, REALLY.
Aku jadi suka Cock Sparrer, The Dubliners, Dropkick Murphys. Aku suka liat mereka pake DocMart. Aku suka Fred Perry-nya. Tapi, kenapa aku harus jadi 'sesuatu' karena aku ikut-ikutan?
Cowoku cerita, banyak anak-anak yg nyoba buat jd skinhead guy tp akhirnya mogok ditengah jalan. THEY DON'T HAVE ANY IDEA ABOUT IT. Mereka cuma ikut-ikutan!
Menurutku ini nggak cuma di topik skinhead aja. Banyak anak-anak ngikutin si ini, itu, begini, begitu. Tapi mereka nggak tau, apa maksud dan gimana jalan kedepannya.
Malu-maluin nggak sih, kita ngikutin sesuatu tapi kita nggak ngerti apa tujuan kita. Nyiksa banget!
 Aku nggak mau jadi yg seperti itu. Aku cuma pengen ngelakuin apa yg aku suka, tanpa paksaan orang lain, tanpa pengaruh dari komunitas tempatku berkumpul. Nggak nutup kemungkinan kalo aku nanti anak punk, skinhead, ato apa. Yg jelas, bukan karena ikut-ikutan, tp karena aku pengen dan aku paham tujuanku apa.
Ada yg nanya, "Gar, cowomu kan skinhead. Kamu nggak ikutan?"
Waduh, pertanyaan konyol.


P.S.: Syng, ntar malem lanjutin nonton Pariah yoookk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar